Jembatan  Merah Youtefa, Ikon Baru Papua

PAPUA, kini punya Ikon baru, Jembatan Youtefa. Jembatan ini membentang di mulut teluk Youtefa, teluk indah di sisi tenggara Kota Jayapura. Sudah jelas, Jebatan dinamakan Jembatan Youtefa, sesuai sama teluk dimana jembatan ini berada. Namun karena mempunyai warna merah menyolok, jembatan sepanjang 732 meter ini lebih dikenal dengan nama Jembatan Merah.

Tak sekedar menjadi penghubung antara Distrik Jayapura Selatan (Hamadi) – dan Holtekam ( Distrik Muara Tami) di wilayah perbatasan RI-Papua Nugini, namun jembatan ini kini mejadi destinasi wisata baru warga Kota Jayapura. Setiap harinya, ratusan warga datang ke jembatan ini, pagi hingga petang untuk menikmati kemegahan Jembatan merah dengan keindahan alam di sekitarnya.

Di samping kiri dan kanan ada pantai pasir putih, Pantai Hamadi dan Pantai Holtekam. Suara deburan ombak jelas terdengar dari atas jembatan. Di sebelah timur membetang luas lautan Pasifik, dan di sebelah barat disuguhkan panorama indah teluk Youtefa, pulau Mettu Debby, dan gugusan Kampung Injros, Tobati dan Nafri  di sisi teluk.

Keindahan Tanjung Ceberi, hamparan hijau hutan bakau disisi teluk, menambah cantik pemandangan alam dari atas jembatan ini.

Jembatan Youtefa dibangun tahun 2015, rencananya akan diresmikan Presiden pada pertengahan tahun 2019.

Jembatan ini terdiri dari dua bentang utama dengan pelengkung baja. Masing-masing panjang bentang utama 150 meter, tinggi 20 meter dan berat 2.000 ton.

Panjang jembatan 1.328 meter, terdiri dari panjang jembatan utama 433 meter, jembatan pendekat sepanjang 895 meter. Selain dibangun 400 meter jalan akses ke jembatan pendekat arah Hamadi dan 7.410 meter arah Holtekamp.

Bagaimana untuk sampai ke Jembatan ini?

Tidak ada angkot khusus, dengan berkendara dengan mobil pribadi atau rental, pengunjung dapat masuk dari kawasan Entrop, melewati jalan baru kearah Pantai Hamadi, selanjutnya menyusuri Pantai Hamadi hingga ujung terdapat jalan menanjak kearah Jembatan Youtefa. Disini, pengujung bisa menikmati keindahannya.

Jika ingin mengekplore kemegahan jembatan ini dari sisi yang berbeda, bisa menggunakan speedboat atau perahu motor sewaan. Terdapat dermaga kayu di ujung Pantai Hamadi, disana ada beberapa Speedbooat milik  warga yang mendiami kampung-kampung di Teluk Youtefa.  Pengunjung bisa menyewa dengan harga 100 ribu – 300 ribu untuk bekeliling teluk sepuasnya, termasuk mendekati Jembatan Merah dari bawah. Harga tersebut masih bisa dinegosiasi.

Pulau Mettu Debby, salah satu keindahan di dalam Teluk Youtefa

Dari sisi laut, foto selfie atau swafoto tentu menjadi kepuasan tersendiri karena selain bisa memotret dengan backroud Jembatan merah, bisa juga memotret dengan backroud kampung nelayan, atau pulau mettu Deby, atau sisi-sis lain teluk Youtefa

Tidak lengkap rasanya datang ke Kota Jayapura kalau belum berkunjung ke jembatan merah.

 

 

 

Share:

Tinggalkan Balasan