FESTIVAL BIAK MUNARA WAMPASI

Waktu : Juli – Agustus

Festival Biak Munara Wampasi (BMW) di Kabupaten Biak Numfor, Papua terbilang Unik. Karena Festival ini digelar harus mengikuti siklus pasang surut air laut, tepatnya digelar pada saat air Laut pada titik surut terendah dan tertinggi. Mengapa demikian, karena salah satu atraksi unggulan  Festival ini yakni Tradisi Snap Mor  yakni  seni menangkap ikan dengan cara ditombak menggunakan senjata tradisional ( kalawai). Menangkap ikan ini dilakukan saat air laut surut terendah dan ikan-ikan terjebak dalam kolam. Saat itulah para pengunjung dan masyarakat bisa langsung turun ke bibir pantai lokasi yang telah disiapkan dan melalukan perburuan terhadap ikan-ikan yang ada di kolam-kolam disana.

Waktu saat air laut surut terendah itu terjadi disekitar bulan Juli hingga Agustus, sehingga waktu pelaksaan Festival ini disesuaikan di tengat waktu tersebut.

Ciri khas Festival Biak Munara Wampasi selain Snapmor, adalah Atraksi toki Tifa (alat musik tradisional Biak dan Papua pada umumnya), parade Tarian Wor dan Pancar (tari tradisional budaya Biak), dan Upacara religi Apen Beyeren (berjalan di atas bara batu api).

Ada lomba perahu tradisional Waimansusu dan berwisata di Kepulauan Padaido yang indah, lomba foto bawah laut, snorkeling dan Diving.

Selain itu, ada juga pameran angrek, photography tour, diving, Lomba Yospan, lomba lari 10 K, workshop photography dan atraksi seni dan budaya  lainnya.***

foto : Korpri.id

Share:

Tinggalkan Balasan