Wundi Cave – Indah Menantang

MEMPUNYAI kekayaan alam pantai dan laut yang indah, pulau Biak menjadi impian para penyelam dan wisatawan yang menyukai wisata  bahari.

Berbagai aktivitas bawah air seperti  snorkeling dan menyelam telah menjadi andalan  pariwisata di kabupaten yang berada di wilayah teluk Cenderawasih ini.

Selain berbagai koral, biota laut, ikan, terumbu karang dan keindahan bawah laut lainnya, situs-situs bawah laut dan peningalan bersejarah di perairan Biak menjadi sesuatu yang amat menarik dan memberikan pengalaman eksplorasi alam lain yang mendebarkan sekaligus mengesankan. Disamping  bangkai pesawat Catalina sebagai bukti sejarah peninggalan Perang Dunia II yang berada  pada kedalaman 30 meter di antara pulau Biak dan Pulau Owi,  di Biak juga terdapat Gua Bawah laut Wundi (Woundi Cave).

Pulau Wundi termasuk dalam gugusan pulau Padaido yang memiliki reef yang cukup luas. Gua Bawah Laut ini terdapat di sebelah selatan pulau  Wundi. Di kedalaman 2 meter, gua ini terlihat dengan jelas.

Mulut gua berdiameter 6 Meter di bagian atas terdapat karang-karang meja (Table Coral) , memasuki mulut  gua di kedalaman 15 meter dijumpai sebuah lubang bergaris tengah kira-kira 2 meter. Di dinding gua ditumbuhi karang kipas merah (deep water gorgonia)  dan cukup besar  arus pada saat penyelaman hampir  tidak terasa dan jarak pandang dalam air sangat baikberkisar 30-40 meter.

Keindahan bawah laut semakin sempurna ketika menikmati selam memasuki gua ini. Koral, terumbu karang dan ikan-ikan serta biota laut menghiasi di sekitar Wundi Cave.

Untuk mencapai Spot Gua Bawah Laut Wundi- di Kepulauan Padaido, dapat menggunakan kapal atau speedboad atau perahu motor temple Jhonson 40 pk, yang disewa. Dari Dermaga di Biak Kota, menempuh pejalanan laut menuju pulau Wundi kurang lebih 1 jam, 30 menit.  (Admin ViP)

foto-foto: Brosur Dinas Pariwisata Biak

 

Share:
  • 10
    Shares

Tinggalkan Balasan